Sosialisasi Gerakan Bantuan Hukum Struktural Kepada Pelajar Muda Kristen

SIMPUL.BANTUANHUKUM.OR.ID__Sabtu lalu (19/8), LBH Jakarta diundang oleh Organisasi Persekutuan Kristen Antar Universitas (Perkantas) untuk mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai gerakan bantuan hukum struktural di Kinasih Resort & Conference, Bogor, Jawa Barat. Adapun yang menjadi hadirin dari acara sosialisasi adalah ratusan pelajar yang tergabung di Perkantas.

Menurut salah satu panitia acara dari Perkantas, apa yang dilakukan oleh LBH Jakarta merupakan bagian dari pelayanan sosial yang memberikan sumbangsih besar kepada masyarakat. Secara tidak langsung, apa yang dilakukan LBH Jakarta sangat selaras dengan visi-misi dari Perkantas itu sendiri, memenuhi panggilan Tuhan untuk memberikan pelayanan rohani dan sosial di tengah-tengah masyarakat.

Para peserta acara tampak antusias dalam menyimak penjelasan dari Khaerul Anwar (Arul), salah satu Pengabdi Bantuan Hukum LBH Jakarta. Arul menjelaskan sejarah berdirinya LBH Jakarta, kegiatan yang dilakukannya, hingga kasus-kasus aktual yang sedang ditangani oleh LBH Jakarta.

Selain itu, Arul juga mengadakan kuis berhadiah buku-buku riset terbitan LBH Jakarta kepada para peserta. Materi pertanyaan kuis seputar dari apa yang telah disampaikan oleh Arul sebelumnya. Walhasil, belasan orang yang mampu menjawab kuis tersebut mendapat hadiah buku-buku riset terbitan LBH Jakarta.

Jeanny Sirait, salah satu Pengabdi Bantuan Hukum LBH Jakarta pun turut antusias menjelaskan program kerja. Beberapa siswa-pelajar yang sebelumnya tidak tahu-menahu mengenai LBH Jakarta dan lingkup kerjanya, mendapatkan pemahaman setelah diberikan penjelasan oleh Jeanny.

“LBH Jakarta memandang bahwa krisis ketidakadilan sosial bukanlah suatu yang terjadi alami, tapi itu dihasilkan dan didesain oleh sistem dan kekuasaan. Oleh karena itu, untuk melakukan perubahan dan pelayanan sosial, LBH Jakarta membuat gerakan bantuan hukum struktural. Gerakan bantuan hukum ini tidak hanya melakukan pendampingan kasus, tapi juga melakukan riset dan pengorganisiran komunitas masyarakat”, ungkap Jeanny kepada para pelajar.

Tidak hanya menyimak penjelasan sosialisasi, para partisipan tampak membeli beberapa barang merchandise LBH Jakarta seperti buku-buku, dan kaos ‘Bring Back Justice’, Tidak lupa, Arul menjelaskan kepada pembeli bahwa hasil dari penjualan merchandise digunakan untuk operasional kerja-kerja bantuan hukum LBH Jakarta.

“Keuntungan membeli merchandise LBH Jakarta adalah pembeli tidak sekedar membeli barang, namun juga turut menyumbangkan uang dan rezekinya untuk kegiatan operasional bantuan hukum. Secara tidak langsung, pembeli turut membantu masyarakat miskin, buta hukum, dan tertindas untuk berjuang dan memperoleh keadilan”, tandas Arul.

Tidak hanya pelajar, tampak senior dan alumni dari Perkantas menghampiri para Pengabdi Bantuan Hukum LBH Jakarta untuk saling berbagi pengalaman dan kerja aktivisme sosial. Baik pihak Perkantas dan LBH Jakarta berharap agenda-agenda sosialisasi seperti ini dapat memberikan pemahaman menyeluruh kepada kalangan pemuda-pemudi agar mampu bermanfaat bagi masyarakat sekitar. [Ras]

Jaya Suprana: Kenapa LBH Jakarta Pilih Selenggarakan Acara di Sini?

SIMPUL.BANTUANHUKUM.OR.ID__Pertanyaan itu sempat muncul ketika pemilik Jaya Suprana School of...

Melalui Lelang, LBH Jakarta Hasilkan 63,7 Juta Dalam Semalam

SIMPUL.BANTUANHUKUM.OR.ID__Sabtu (11/3) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menggelar acara lelang...

Leave your comment