Andro-Nurdin: Kisah Panjang Pengamen Cipulir Menggapai Keadilan

Jakarta, simpul.bantuanhukum.or.id__Minggu, 30 Juni 2013 merupakan momen yang tidak akan dapat dilupakan oleh Andro Supriyanto (Andro) dan rekannya Nurdin Prianto (Nurdin) yang mengais rejeki dengan bekerja sebagai pengamen di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan. Niat baik Andro dan Nurdin untuk menolong Dicky Maulana yang telah bersimbah darah setelah menjadi korban perampokan sepeda motor justru berujung pada…

Dapatkan Disini, Koleksi Buku Menarik dari LBH Jakarta

Jakarta, simpul.bantuanhukum.or.id__Selain memberikan bantuan hukum gratis bagi masyarakat miskin, buta hukum dan tertindas, LBH Jakarta juga aktif menerbitkan buku-buku mulai riset yang pernah dilakukan, pasang surut keadilan dalam perjalanan selama 40 tahun sampai pengalaman menangani sebuah perkara. Buku-buku tersebut diterbitkan dalam rangka memberikan edukasi, pengalaman, strategi, penelitian dan rasa keingintahuan pembaca yang berminat mendalami suatu…

Dwi: Saya Diturunkan Dari Pesawat, Dengan Alasan Tidak Ada Pendamping

Jakarta, simpul.bantuanhukum.or.id__Dwi Ariyani (36) merupakan difabel yang berasal dari kota Solo, Jawa Tengah. Dengan keterbatasannya, tak pernah mengurungkan niatnya untuk melakukan segala aktifitas meskipun dengan menggunakan kursi roda. Minggu (3/4), Dwi akan menghadiri Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas di kantor PBB Jenewa (Swiss). Ketika hendak terbang, pimpinan kru pesawat menanyakan “Apakah anda bisa melakukan evakuasi jika…

Berkat Dukungan Anda, Andro bisa Menghirup Udara Segar

Andro (18) merupakan pengamen di daerah Cipulir. Andro dilahirkan dari keluarga yang tidak berkecukupan secara materil, ia menjadi tulang punggung keluarganya. Setiap harinya ia harus rela menjadi pengamen karena hanya mengantongi ijazah Sekolah Dasar (SD).   September 2013 silam, ia harus berurusan dengan Kepolisian Sektor Kebayoran Lama beserta keempat rekannya. Ia dipaksa untuk mengakui perbuatan…

Berbagi Kemenangan itu Indah

Jakarta, simpul.bantuanhukum.or.id__Kemandirian secara pendanaan merupakan mimpi yang harus digapai LBH Jakarta untuk memberikan bantuan hukum gratis bagi masyarakat yang menjadi korban ketidakadilan. Kemandirian pendanaan terus diupayakan dengan cara-cara apapun yang bisa dilakukan. Berbagai proses pun telah dilalui mulai dari membuat suatu program penggalangan dana publik, penjualan merchandise, mengadakan event sampai dengan menyediakan kebutuhan tahunan (momentum)…

Berawal dari Selembar Kertas, Masyarakat Bisa Mendapatkan Keberlanjutan Bantuan Hukum Gratis

Jakarta, simpul.bantuanhukum.or.id_Pada Tahun 2014, seorang tukang ojek menjadi korban salah tangkap polisi ketika diduga menjadi pelaku pengeroyokan meskipun tanpa bukti dan hanya mengarah pada seorang saksi yang diragukan. Pada tahun yang sama, 3 nelayan asal Ujung Kulon tidak menyadari telah masuk ke perairan kawasan hutan lindung tanpa pembatas yang jelas, harus rela dibawa ke meja…

Butuh 6.334 Donatur Untuk Mandiri

Simpul_Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta merupakan organisasi non pemerintah yang bergerak memberikan pelayanan bantuan hukum gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tahun 1970 dan hingga kini tetap konsisten membela mereka yang terampas haknya. Selain memberikan pelayanan bantuan hukum, LBH Jakarta juga konsen memberikan pendidikan, advokasi sampai melakukan riset. Kepercayaan dan independensi LBH Jakarta,…

7,6 Milyar Kebutuhan Dana Advokasi Bantuan Hukum

Simpul_Data Catatan Akhir Tahun (Catahu) 2015 mencatat 1.322 kasus masuk dengan 56.451 pencari keadilan pada tahun 2015, angka ini menunjukan kenaikan jumlah kasus dibandingkan pada tahun 2014 dengan jumlah 1.221 kasus.  Seiring dengan peningkatan jumlah kasus yang masuk, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta harus mengeluarkan biaya sebesar 7,6 Milyar yang diperuntukan untuk kegiatan advokasi bantuan…

Ide Itu Berawal Dari Perlawanan dan Kebutuhan

Jakarta_simpul-Berawal dari obrolan kecil para Pekerja Bantuan Hukum (PBH) di sela-sela makan siang di sudut kantin yang terletak di Jalan Diponegoro 74, Menteng, Jakarta Pusat. Diskusi hangat sambil tertawa kecil menikmati sepriring nasi goreng  dengan ditemani segelas es teh manis sambil sesekali membahas kriminalisasi 26 aktivis Buruh pada saat aksi penolakan PP Pengupahan di depan…